SiaranNusantara – Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada komunitas ojek online (ojol) serta kelompok buruh yang berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan terkait agenda Gubernur Sumsel Apel Kamtibmas.
Apresiasi Gubernur Terhadap Peran Ojol dan Buruh
Dalam kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu, tanggal 8 Maret 2026, Gubernur Sumsel Herman Deru menekankan pentingnya peran para pengemudi ojek online dan buruh sebagai garda terdepan dalam menjaga roda ekonomi daerah tetap berputar. Gubernur bersama Kapolri menyampaikan penghargaan atas dedikasi mereka yang tidak hanya bekerja, tetapi juga ikut serta menjaga Bumi Sriwijaya agar tetap aman dan kondusif.
Sinergi ini dinilai penting oleh Gubernur untuk menciptakan rasa aman bagi warga Palembang dan sekitarnya. Dengan suasana yang kondusif, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan maksimal tanpa gangguan keamanan yang berarti.
Dukungan Fasilitas Kesehatan dan Penguatan Ekonomi
Gubernur Sumsel Herman Deru menyambut baik instruksi Kapolri terkait pembukaan fasilitas Rumah Sakit Bhayangkara bagi para pekerja buruh dan pengemudi ojol. Kebijakan ini selaras dengan program pemerintah daerah yang ingin memastikan setiap lapisan masyarakat, termasuk pekerja sektor informal, mendapatkan akses kesehatan yang memadai.
Selain itu, Gubernur Sumsel Herman Deru juga turut menyaksikan penyaluran bantuan sosial berupa pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis. Upaya ini dipandang sebagai langkah nyata pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga global yang sedang terjadi.
Sinergi Forkopimda dalam Menjaga Stabilitas Daerah
Kehadiran lengkap jajaran Forkopimda Sumsel, mulai dari Gubernur Sumsel Herman Deru, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Pangdam II/Sriwijaya Ujang Darwis, Kapolda Sumsel Sandi Nugroho, hingga Wakapolda Sumsel Rony Samtana Tarigan, menunjukkan kekompakan kepemimpinan di Sumatera Selatan. Secara strategis, langkah Herman Deru merangkul komunitas ojol dan buruh adalah bentuk diplomasi akar rumput untuk memastikan tidak ada gejolak sosial di wilayahnya.
Dengan tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae”, Gubernur Sumsel Herman Deru berharap kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan tidak hanya datang dari aparat, tetapi tumbuh dari setiap individu yang beraktivitas di jalanan dan pabrik-pabrik di Sumatera Selatan.(put)











