Atasi Krisis Antrean Solar, Pemprov Sumsel Siapkan Operasi SPBU 24 Jam

Siarannusantara— Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meninjau langsung enam SPBU di Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir pada Selasa (14/7/2026) untuk mengevaluasi penyebab antrean panjang kendaraan yang mengisi Biosolar. Antrean tersebut dinilai telah memicu kemacetan di sejumlah titik sehingga perlu penanganan cepat.

Usai peninjauan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Pertamina, BPH Migas, dan kepolisian menyepakati sejumlah langkah strategis untuk mengurai antrean. Langkah tersebut meliputi pengoperasian SPBU penyalur Biosolar selama 24 jam, jaminan pasokan BBM dari Pertamina selama 24 jam, penambahan distribusi pada jalur-jalur logistik, serta pengaturan arus lalu lintas menuju SPBU agar antrean tidak mengganggu pengguna jalan.

Selain itu, Pemprov Sumsel juga mengusulkan penggunaan nozzle pengisian yang lebih panjang sehingga pengisian BBM dapat dilakukan dari kedua sisi kendaraan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan dan mengurangi waktu antrean.

Herman Deru juga meminta kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar SPBU yang beroperasi agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar. Ia turut mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying serta mengajak pengguna kendaraan yang tidak berhak menerima subsidi agar menggunakan BBM nonsubsidi sesuai peruntukannya. Menurutnya, kepatuhan tersebut penting untuk memastikan distribusi Biosolar bersubsidi tetap tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak. (der)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *