SiaranNusantara – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Selatan pada Senin (18/05/2026). Momen bersejarah yang berlangsung di Gedung DPRD Sumsel ini memancarkan optimisme tinggi, di mana jajaran legislatif dan eksekutif sepakat untuk mempererat kolaborasi demi membawa Bumi Sriwijaya melompat lebih tinggi di kancah nasional.
Rapat paripurna ini dibuka langsung oleh Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, SE., M.M., dengan didampingi para Wakil Ketua, serta dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru dan Wakil Gubernur H. Cik Ujang. Peringatan usia yang kian matang ini menegaskan komitmen bersama untuk menyongsong masa depan daerah yang jauh lebih tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
Bagi masyarakat lokal di 17 kabupaten dan kota se-Sumsel, momentum pertambahan usia ini bukan sekadar rutinitas tiup lilin atau perayaan hiasan belaka. Langkah konkret pemerintahan dalam menyinergikan kebijakan pembangunan daerah terbukti berbuah manis pada peningkatan mutu kehidupan dan perputaran roda ekonomi di tingkat bawah.
Rapor Biru Ekonomi dan Keberhasilan Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem
Dalam pidatonya, Gubernur Herman Deru memaparkan capaian luar biasa di mana pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan sepanjang tahun 2025 melesat hingga 5,35 persen. Angka mengagumkan ini menempatkan Sumsel sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di seluruh wilayah Pulau Sumatera.
“Raihan positif ini terus berlanjut pada Triwulan I Tahun 2026 yang tumbuh sebesar 0,75 persen, dan yang paling membanggakan adalah dampaknya yang langsung dirasakan pada penurunan kemiskinan ekstrem kita hingga menyentuh angka 0,76 persen,” ujar Herman Deru disambut tepuk tangan riuh para peserta rapat.
Indikator kesejahteraan lainnya juga menunjukkan grafik yang memuaskan, di mana Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel kini berada di angka 74,76 yang masuk dalam kategori tinggi selama tujuh tahun berturut-turut. Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah Sumsel juga berhasil ditekan ke posisi 3,59 persen.
Sinergi Harmonis Legislatif Eksekutif Jadi Kunci Utama
Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie mengingatkan pentingnya menjaga hubungan harmonis dan kedudukan yang sejajar antara DPRD dan kepala daerah sebagai pilar penyelenggara pemerintahan. Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, sinergi yang solid ini telah mengantarkan Sumsel memborong berbagai penghargaan bergengsi tingkat nasional.
Beberapa di antaranya adalah penghargaan Penurunan Prevalensi Stunting Terbaik II Nasional, Anugerah Innovative Government Award (IGA) 2025 sebagai Provinsi Terinovatif, hingga Satyalancana Wirakarya dari Presiden RI atas swasembada pangan. Pengakuan nasional ini menjadi bukti sahih bahwa kolaborasi lintas instansi di Sumsel berjalan efektif dan terarah.
“Kalau bukan kita yang peduli, lalu kepada siapa lagi kita akan menitipkan provinsi tercinta ini? Sumatera Selatan adalah milik kita bersama, dan momentum Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Selatan ini adalah panggilan untuk berpartisipasi aktif,” pungkas Herman Deru dengan penuh semangat.
Pemerintah Provinsi bersama DPRD Sumsel kini tengah tancap gas mengawal 12 program strategis nasional di daerah, mulai dari percepatan pembangunan New Palembang Port Tanjung Carat, Program Berkat (Berobat Gratis Ber-KTP), hingga gerakan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mencetak 100.000 Sultan Muda Sumsel.(put)











