Perjuangan 15 Hari Melawan Lumpur! Perbaikan Jalan Jirak Jaya Muba Rampung, Instruksi Bupati Toha Tohet Pulihkan Akses Vital Warga

SiaranNusantara – Penderitaan panjang masyarakat yang harus bertaruh nyawa melewati kubangan lumpur pekat di jalur urat nadi perekonomian Kecamatan Jirak Jaya akhirnya resmi berakhir. Gerak cepat jajaran pemerintah daerah kini berhasil mengembalikan senyum di wajah para petani dan pelintas jalan.

Atas instruksi langsung dari Bupati Muba, H. M. Toha Tohet, S.H., tim gabungan lintas sektor bergerak tanpa henti selama belasan hari untuk merombak total jalan yang rusak parah. Terhitung sejak tanggal 1 hingga 16 Mei 2026, alat berat dikerahkan ke titik-titik krusial yang sebelumnya hampir mustahil dilewati kendaraan biasa.

Kerja keras yang melibatkan Dinas PUPR Muba, pemerintah kecamatan, pihak desa, serta dukungan penuh dari perusahaan swasta sekitar ini menyasar tiga titik utama. Kini, jalur penghubung antar-desa yang sempat lumpuh tersebut sudah kembali keras, padat, dan siap menunjang aktivitas harian warga.

Gempuran Alat Berat PUPR dan Strategi Penjinakan Aliran Air

Kamu yang sering mengeluhkan jalur ini sekarang bisa bernapas lega saat melintas. Camat Jirak Jaya, Andi Suharto S.STP., M.Si., membeberkan bahwa penanganan di lapangan dilakukan secara terukur mulai dari pembuangan lumpur sedalam puluhan sentimeter hingga penimbunan kembali menggunakan tanah merah yang berkualitas.

Proses pembersihan lumpur ekstrem ini dilakukan di sepanjang jalan dalam Desa Rukun Rahayu sepanjang 6 kilometer, serta ruas Rukun Rahayu menuju Sungai Menang sepanjang 7 kilometer. Tidak sekadar meratakan tanah, tim di lapangan juga membangun parit pembuangan air yang baru agar konstruksi jalan tidak mudah tergerus saat hujan lebat kembali mengguyur.

Sementara itu, untuk jalan di dalam Desa Talang Simpang sepanjang 1 kilometer, petugas menerapkan metode pengerasan menggunakan hamparan batu pecah. Sistem gorong-gorong di titik ini juga diperkuat dengan pemasangan pipa besi raksasa berdiameter 20 inci guna memastikan aliran air di bawah badan jalan tetap lancar tanpa sumbatan.

Sinergi Kuat Pemkab dan Perusahaan Demi Layanan Prima

Pencapaian besar ini tentu tidak lepas dari armada tempur Dinas PUPR Muba yang menurunkan satu unit grader, dump truck, vibro, tronton, serta dua unit ekskavator sekaligus. Kolaborasi ini semakin kokoh berkat bantuan material batu pecah sebanyak 53 meter kubik dari PT GWN serta pipa besi sepanjang 10 meter dari PT Pertamina.

Bupati Muba, H. M. Toha Tohet, S.H., menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur dasar yang menyentuh langsung hajat hidup orang banyak akan selalu menjadi prioritas utama di masa kepemimpinannya. Dirinya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga dan pekerja yang rela berkotor-kotoran di lapangan demi fasilitas publik.

Toha Tohet menambahkan, kecepatan penanganan jalan rusak ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendirian tanpa adanya kepedulian dari dunia usaha. Ketika semua pihak memiliki frekuensi dan rasa tanggung jawab yang sama, persoalan pelik di tengah masyarakat dipastikan bisa selesai dalam waktu yang jauh lebih singkat.(put)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Siaran Lainnya