SiaranNusantara – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat koordinasi lintas sektor melalui agenda Safari Ramadhan bersama BI Sumsel guna memastikan stabilitas ekonomi dan ketersediaan pangan menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H. Edward Candra, menghadiri langsung kegiatan yang mempertemukan unsur Forkopimda, BUMN, dan BUMD tersebut di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan, Palembang, pada hari Senin, tanggal 2 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi krusial untuk menyelaraskan langkah mitigasi terhadap potensi lonjakan harga bahan pokok yang biasanya terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan suci.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Edward Candra menekankan bahwa Bank Indonesia merupakan mitra strategis utama pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan sistem keuangan di wilayah Sumatera Selatan. Safari ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum formal untuk meninjau efektivitas program-program ekonomi kerakyatan yang sedang berjalan. Pemerintah Provinsi menaruh harapan besar pada kelanjutan sinergi ini, terutama dalam menjaga angka inflasi agar tetap berada dalam koridor sasaran yang ditetapkan melalui pemantauan pasar secara intensif.
Sinergi Mitigasi Inflasi dan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan
Penunjukan Bank Indonesia sebagai tuan rumah Safari Ramadhan tahun ini mencerminkan eratnya kolaborasi dalam pengendalian inflasi daerah melalui mekanisme Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Edward Candra menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, pemerintah akan menggencarkan operasi pasar murah dan gerakan pangan murah. Program ini dirancang untuk memastikan keterjangkauan harga komoditas utama bagi masyarakat berpenghasilan rendah, yang seringkali terdampak paling signifikan oleh fluktuasi pasar saat Ramadhan.
Selain operasi pasar, pemerintah daerah terus mendorong implementasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) hingga ke tingkat pelosok desa dengan dukungan pendampingan dari Bank Indonesia. Fokus pada sektor hulu ini bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat dari konsumen menjadi produsen pangan mandiri, sehingga ketergantungan terhadap pasokan luar daerah dapat berkurang secara bertahap. BI berperan penting dalam memberikan edukasi literasi keuangan dan dukungan bagi kelompok tani di lapangan.
Penguatan Ukhuwah dan Kepedulian Sosial Lintas Instansi
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Anggota DPR RI Fauzi Amro dan Kepala Perwakilan BI Sumsel Bambang Pramono, yang menunjukkan soliditas kepemimpinan di Sumatera Selatan. Momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi (ukhuwah) antarpejabat publik, yang diharapkan berdampak pada kelancaran koordinasi birokrasi dalam pelayanan masyarakat.
Penghujung acara diisi dengan tausiyah keagamaan serta pelaksanaan Salat Tarawih dan Witir berjamaah yang memperkuat atmosfer spiritual. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sumsel ingin mengirimkan pesan kepada publik bahwa stabilitas daerah, baik dari sisi keamanan maupun ekonomi, tetap menjadi prioritas utama. Kolaborasi antara Pemprov, BI, dan OJK diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh di Sumatera Selatan selama periode puncak konsumsi masyarakat tahun ini.(put)










