Roda Pemerintahan Dijamin Gas Pol, Akhmad Toyibir Resmi Ditunjuk Jadi Plt Asisten II Setda Muba

SiaranNusantara – Dinamika pergeseran struktur birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin kembali bergulir guna menjaga ritme kerja tetap berada di jalur tertinggi. Langkah cepat segera diambil oleh pimpinan daerah agar pos-pos pelayanan publik dan koordinasi program strategis tidak mengalami jeda waktu kekosongan. Kebijakan ini menjadi jaminan penting bahwa seluruh target capaian daerah akan tetap dieksekusi secara maksimal tanpa hambatan administrasi.

Kamu yang terus memantau perkembangan pembangunan di Bumi Serasan Sekate tentu mafhum betul betapa krusialnya peran kendali di bidang perekonomian dan pembangunan. Sektor ini bersentuhan langsung dengan proyek infrastruktur, perputaran ekonomi pasar, hingga koordinasi lintas sektoral yang menentukan kenyamanan hidup masyarakat sehari-hari.

Gerak taktis penunjukan pejabat baru ini memperlihatkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mengamankan kesinambungan program kerja. Dengan pengisian posisi yang tepat, pengerjaan berbagai program prioritas daerah dipastikan tidak akan kehilangan momentum emasnya.

Langkah Taktis Sekda Muba Amankan Sektor Perekonomian

Kepastian pengisian jabatan strategis tersebut ditandai dengan penunjukan Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Akhmad Toyibir, S.STP., M.M., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba. Surat Keputusan penunjukan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Muba, Drs. Syafaruddin, M.Si, di Ruang Rapat Sekda pada Selasa (09/06/2026). Prosesi serah terima tugas tambahan ini berlangsung ringkas dan disaksikan langsung oleh Kepala BKPSDM Muba, H. Pathi Riduan, S.E., A.TD., M.M.

Langkah pengisian jabatan ini harus segera dilakukan mengingat pejabat sebelumnya, Alva Elan, S.S.T., M.P.S.D.A., baru saja mendapat promosi mentereng. Alva secara resmi telah dilantik menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Senin kemarin.

Kehilangan figur penting di internal Setda Muba karena naik kelas ke kabupaten tetangga tentu menjadi kebanggaan tersendir bagi kualitas aparatur Muba. Namun di sisi lain, kekosongan nakhoda di Asisten II harus langsung ditambal agar koordinasi pengerjaan fisik di lapangan tidak mengendur.

Komitmen Jaga Stabilitas Program Kerja Strategis

Mengemban tugas ganda jelas bukan perkara mudah, namun Akhmad Toyibir menyatakan kesiapan penuhnya untuk mengawal sisa agenda pembangunan tahun anggaran berjalan. Berbekal pengalamannya yang matang di berbagai instansi vertikal daerah, koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) optimis bisa berjalan lebih cair. Fokus utamanya saat ini adalah memastikan seluruh kebijakan ekonomi mikro dan makro di Muba tetap berjalan sesuai regulasi yang ada.

Di tempat yang sama, Kepala BKPSDM Muba menegaskan bahwa penunjukan pelaksana tugas ini sudah sesuai koridor hukum kepegawaian yang berlaku di tanah air. Mekanisme penunjukan kilat ini sengaja diambil demi menghindari penundaan pengambilan keputusan penting yang membutuhkan disposisi cepat dari meja Asisten II.

Melalui penataan posisi administratif yang rapi ini, sinergi internal di tubuh Sekretariat Daerah Muba diharapkan semakin solid dan tangguh. Estafet kepemimpinan sementara ini diharapkan menjadi jaminan mutlak bagi kelancaran pembangunan yang berkelanjutan bagi seluruh warga Musi Banyuasin.(put)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *