Siarannusantara — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Cik Ujang memimpin rapat percepatan pembangunan Jalan Khusus Angkutan Batubara yang melintasi Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim, dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Rapat tersebut digelar di Ruang Rapat Bina Praja, Senin (9/1/2026).
Rapat diawali dengan pemaparan berbagai persoalan dan kendala di lapangan oleh Wakil Gubernur Cik Ujang. Ia menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang selama ini terdampak aktivitas angkutan batubara, serta menegaskan pentingnya percepatan solusi konkret yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menekankan bahwa rapat ini harus menghasilkan langkah nyata dan keputusan strategis, bukan sekadar menambah agenda pertemuan. Ia menegaskan bahwa kerusakan jalan yang terjadi selama ini tidak terlepas dari aktivitas kendaraan angkutan batubara, khususnya kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Load (ODOL).
“Kita tidak melihat pelat nomor ataupun lini bisnisnya, tetapi kita semua memahami apa penyebab kerusakan jalan tersebut. Saya berharap seluruh pihak meningkatkan sensitivitas kemanusiaan. Mari kita bersama-sama membangun dan memelihara jalan,” tegas Gubernur.
Lebih lanjut, Herman Deru mengajak seluruh pelaku usaha pertambangan untuk melihat persoalan ini secara lebih komprehensif, termasuk dampaknya terhadap lingkungan dan keberlanjutan ekosistem di Sumatera Selatan.
“Kita sama-sama mencari nafkah di Sumatera Selatan. Silakan menambang, tetapi jangan sampai merusak lingkungan. Mari bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Jalan Khusus Angkutan Batubara ini,” ujarnya dengan nada persuasif.
Gubernur juga meminta para pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) memastikan komitmen penuh dari pimpinan perusahaan tanpa berlindung di balik alasan administratif. Ia menginstruksikan Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk bekerja lebih ekstra dalam mengawal dan mempercepat realisasi pembangunan jalan khusus tersebut.
Rapat ini turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan Apriyadi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan instansi dan pemangku kepentingan lainnya.
(der)











