SiaranNusantara – Panggung industri kreatif dan jagat hiburan di Bumi Sriwijaya kini bersiap memasuki babak baru yang lebih berbobot serta profesional. Langkah penyegaran organisasi ini sengaja diambil demi memastikan bahwa tontonan jenaka yang disuguhkan ke ruang publik tidak kehilangan nilai edukasi dan etika moral.
Ratusan seniman panggung dan pelaku industri kreatif tampak berkumpul memenuhi ruangan dengan atmosfer yang dipenuhi canda tawa segar sejak pagi hari. Bertempat di Aula Griya Agung Palembang, kepengurusan Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Pengda Sumatera Selatan secara resmi dilantik untuk masa bakti periode kedua, pada Kamis (14/05/2026).
Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat sekaligus santai ini dipimpin langsung oleh sosok pelawak senior tanah air sekaligus Ketua Umum PaSKI Pusat, Jarwo Kwat. Dalam momen penting tersebut, Fikri Haikal kembali dipercaya oleh para anggotanya untuk menakhodai gerbong organisasi para peramu tawa di tingkat daerah.
Wejangan Khusus Gubernur Sumatera Selatan Terkait Aturan Main di Atas Panggung
Kamu yang sering menyaksikan konten jenaka di media sosial pasti sadar betul kalau belakangan ini banyak kreator yang asal membuat banyolan tanpa memikirkan perasaan orang lain. Fenomena miring inilah yang memicu perhatian serius dari Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat memberikan kata sambutan di atas podium.
Herman Deru mengaku sangat bangga karena organisasi PaSKI Sumsel terbukti mampu bergerak mandiri menggalang roda ekosistem kreatif tanpa harus bergantung pada kucuran anggaran pemerintah. Namun, dirinya menitipkan pesan mendalam agar para pelawak lokal selalu mengasah kemampuan teknik dasar, mulai dari artikulasi, intonasi, penguasaan narasi, hingga ketepatan durasi.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Sumatera Selatan itu menegaskan aturan main penting bahwa fungsi sejati komedi adalah mengangkat moralitas dan menghibur hati yang lara. Ia meminta seluruh anggota PaSKI Sumsel berkomitmen penuh untuk menjauhi gaya lawakan yang bersifat merundung, menjatuhkan derajat, atau menghina fisik sesama manusia.
Gebrukan Program Edukasi Pengda dan Pujian dari Pengurus Pusat
Nakhoda terpilih PaSKI Sumsel, Fikri Haikal, menyambut baik arahan tersebut dengan langsung memaparkan visi besar kepengurusannya yang ogah sekadar mengejar popularitas instan di jagat maya. Pihaknya menyatakan siap membawa organisasi ini melahirkan dampak nyata bagi tatanan sosial masyarakat melalui serangkaian program kerja terukur.
Guna mewujudkan mimpi besar itu, gerbong pengurus daerah telah merancang dua program unggulan, yakni gerakan “PaSKI Mengajar” untuk membagikan ilmu kreatif ke berbagai lapisan masyarakat. Selain itu, ada pula kelas khusus “PaSKI Belajar Public Speaking” yang didesain khusus untuk mempertajam teknik komunikasi para anggotanya agar semakin berkelas.
Apresiasi luar biasa pun datang dari Jarwo Kwat yang memuji kelengkapan struktur organisasi di Sumsel karena berhasil membentuk jaringan koordinator wilayah (Korwil) di seluruh kabupaten dan kota. Agenda pelantikan ini ditutup dengan sesi foto bersama yang dihadiri oleh para bupati, wali kota, serta jajaran kepala dinas di lingkungan Pemprov Sumsel.(put)











