Ketua DPRD Sumsel Kawal Kesiapan Operasi Ketupat Musi 2026 demi Mudik Aman

SiaranNusantara – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie turut memperkuat sinergi lintas sektoral dalam mematangkan persiapan Operasi Ketupat Musi 2026 guna menjamin kenyamanan masyarakat selama mudik Lebaran.

Kehadiran unsur pimpinan legislatif Sumsel dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Griya Agung Palembang pada hari Kamis, tanggal 12 Maret 2026 ini menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Polda Sumsel dan Pemerintah Provinsi. Sebagai bagian dari Forkopimda, DPRD Sumsel fokus pada pengawasan kesiapan infrastruktur serta koordinasi antarinstansi agar Operasi Kemanusiaan ini berjalan optimal bagi seluruh warga Sumatera Selatan.

Dalam forum tersebut, dipastikan sebanyak 2.361 personel gabungan akan diterjunkan untuk menjaga titik-titik krusial di wilayah Sumsel. DPRD Sumsel mendukung pemaksimalan fungsi 73 pos pengamanan yang terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu yang tersebar di jalur utama mudik serta pusat keramaian.

Dukungan Legislatif untuk Kelancaran Mudik

DPRD Sumatera Selatan menekankan bahwa koordinasi yang kuat antara kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah sangat penting untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat. Fokus utama adalah memastikan keamanan di jalur tol, jalur lintas timur, lintas tengah, serta pemaksimalan jalur alternatif agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang ekstrem.

Selain aspek pengamanan, sisi pelayanan publik di setiap pos pelayanan juga menjadi sorotan. Anggota dewan mendorong agar fasilitas kesehatan, bantuan darurat, dan pusat informasi perjalanan benar-benar siap melayani pemudik selama 24 jam penuh di bawah payung Operasi Ketupat Musi 2026.

Pengawasan Infrastruktur dan Kebutuhan Pokok

Melalui forum koordinasi ini, DPRD Sumsel juga mengawal komitmen pemerintah daerah untuk memastikan jalur mudik bebas lubang setidaknya pada H-10 Lebaran. Dukungan anggaran dan kebijakan dialokasikan guna menjamin perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman, termasuk antisipasi terhadap wilayah yang rawan bencana alam.

Tak hanya soal lalu lintas, legislatif juga memantau stabilitas harga pangan di Sumatera Selatan menjelang Idulfitri. Melalui program Gerakan Pangan Murah yang didukung penuh oleh dewan, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga sehingga perayaan Lebaran dapat berlangsung khidmat dan aman tanpa terkendala kelangkaan kebutuhan pokok.(put)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *