Membludak! Peringatan 40 Hari Alex Noerdin Jadi Bukti Cinta Rakyat, Cik Ujang: Beliau Arsitek Pembangunan Sumsel

SiaranNusantara – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Raya Taqwa Palembang saat ribuan jamaah berkumpul untuk mengenang 40 hari wafatnya tokoh besar Sumatera Selatan, H. Alex Noerdin bin HM Noerdin Pandji, Minggu (5/4/2026). Kehadiran masyarakat yang memadati masjid menjadi bukti nyata bahwa jasa pemimpin visioner ini tidak pernah pudar di hati warga Bumi Sriwijaya.

Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, yang hadir langsung dalam acara pembacaan Yasin dan Tahlil tersebut, mengaku terpukau dengan antusiasme para pelayat. Baginya, fenomena ini adalah potret kejujuran rakyat yang memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah mengubah wajah Sumsel menjadi lebih modern.

Cik Ujang menegaskan bahwa dedikasi almarhum selama dua periode memimpin tidak hanya soal infrastruktur, tapi tentang keberanian membawa nama Sumsel ke panggung dunia. Etos kerja tinggi dan pandangan jauh ke depan adalah warisan utama yang ditinggalkan oleh ayah dari H. Dodi Reza Alex Noerdin ini.

Warisan Pembangunan yang Dirasakan Langsung Warga

Dalam sambutannya, Cik Ujang menyebut Alex Noerdin sebagai arsitek pembangunan modern yang menetapkan standar tinggi bagi kemajuan daerah. Berbagai program pro-rakyat yang dulu diinisiasi almarhum, kini masih menjadi fondasi kuat yang manfaatnya terus dirasakan langsung oleh masyarakat hingga saat ini.

“Saya melihat betapa visionernya beliau. Bukan hanya program pembangunan, tapi keberhasilan membawa event nasional dan internasional ke daerah kita membuat Sumsel disegani,” ujar Cik Ujang dengan nada bangga. Pemerintah Provinsi pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas segala pengabdian almarhum.

Tausiah Syahdu dari Ustaz Das’ad Latif

Acara semakin menyentuh perasaan saat penceramah kondang, Ustaz Das’ad Latif, naik ke mimbar memberikan tausiah. Pesan-pesan spiritual yang disampaikan memberikan kekuatan bagi keluarga besar almarhum, termasuk putra sulungnya Dodi Reza Alex Noerdin, serta para jamaah yang hadir mendoakan.

Kehadiran jajaran Kepala OPD dan tokoh masyarakat lainnya menambah kekhidmatan acara peringatan 40 hari wafatnya Alex Noerdin. Meski raganya telah tiada sejak 25 Februari 2026 lalu, semangat pembangunan dan kecintaannya pada rakyat Sumsel seolah tetap hidup dan bergetar di dalam Masjid Raya Taqwa sore itu.

Bagi warga lokal, momentum ini bukan sekadar doa bersama, melainkan pengingat bahwa pemimpin yang bekerja dengan hati akan selalu mendapatkan tempat istimewa dalam doa-doa rakyatnya. Selamat jalan sang visioner, pengabdianmu akan selalu menjadi catatan emas dalam sejarah Sumatera Selatan.(put)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *