SiaranNusantara – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya mantan Gubernur Sumsel dua periode, H. Alex Noerdin, pada hari Rabu, tanggal 25 Februari 2026. Mewakili lembaga legislatif, Andie menyebut kepergian almarhum sebagai kehilangan besar bagi daerah mengingat kontribusi besarnya dalam meletakkan fondasi pembangunan modern yang manfaatnya masih dirasakan hingga saat ini.
H. Alex Noerdin dilaporkan mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.30 WIB di RS Siloam Semanggi, Jakarta. Dalam pernyataan resminya, Andie Dinialdie menekankan bahwa sosok almarhum merupakan pemimpin yang memiliki pandangan jauh ke depan, terutama dalam mendorong percepatan pertumbuhan daerah melalui pembangunan infrastruktur strategis.
Refleksi Kebijakan dan Warisan Pembangunan

Menurut Andie Dinialdie, selama satu dekade kepemimpinan almarhum, Sumatera Selatan mengalami transformasi signifikan, tidak hanya di level nasional tetapi juga internasional. Keberhasilan menyelenggarakan berbagai agenda berskala dunia menjadi bukti nyata kemampuan manajerial dan lobi almarhum dalam menaikkan posisi tawar provinsi di mata global.
“Beliau adalah figur yang memberikan warna dalam perjalanan pembangunan Sumatera Selatan. Kontribusi serta gagasan-gagasannya akan tetap menjadi bagian dari sejarah dan pijakan pembangunan daerah ke depan,” ujar Andie Dinialdie. Ia menegaskan bahwa warisan kebijakan yang ditinggalkan almarhum telah menjadi fondasi kokoh bagi keberlanjutan program pembangunan pemerintah saat ini.
Prosesi Penghormatan Terakhir
Pihak DPRD Sumsel juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan doa terbaik bagi almarhum agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. “Kepergian beliau bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang pernah merasakan dampak kepemimpinannya,” tambah Andie Dinialdie.
Terkait prosesi pemakaman, jenazah saat ini disemayamkan di kediaman putra almarhum, Dodi Reza Alex, di Jalan Martimbang, Jakarta Selatan. Rencananya, jenazah akan diterbangkan menuju Palembang pada Kamis pagi, 26 Februari 2026. Setibanya di Bumi Sriwijaya, almarhum akan disemayamkan di rumah duka Jalan Merdeka sebelum menjalani prosesi pemakaman di TPU Keluarga Kebun Bunga Palembang setelah waktu salat Zuhur.(put)










