Open House Cik Ujang Iduladha: Melebur Bersama Warga, Wagub Sumsel dan Istri Hidupkan Tradisi Lebaran Penuh Kehangatan

SiaranNusantara — Nuansa penuh kedekatan antarsesama manusia selalu menjadi pemandangan paling indah di tengah perayaan hari besar keagamaan. Hal ini terlihat jelas ketika sebuah rumah dinas yang biasanya kaku dengan urusan birokrasi, mendadak berubah kosmetiknya menjadi ruang kumpul warga yang penuh tawa.

Sejak jarum jam menunjukkan waktu pagi hari, pintu gerbang kediaman dinas Wakil Gubernur Sumatera Selatan sudah tampak ramai didatangi pelancong lokal. Gelombang masyarakat umum hingga aparatur sipil negara berdatangan silih berganti untuk saling menautkan jemari dan memaafkan di hari yang suci.

Sang empunya rumah, H. Cik Ujang, berdiri di garis depan didampingi sang istri tercinta, Hj. Lidyawati. Pasangan pemimpin daerah ini tampak menyapa satu per satu tamu yang datang dengan senyuman lebar, tanpa membuat jarak pemisah yang membatasi interaksi emosional.

Pintu Kediaman Dinas Terbuka Lebar untuk Lapisan Masyarakat

Atmosfer keakraban di dalam ruangan kian terasa kental saat hidangan khas lebaran mulai dinikmati bersama oleh para hadirin. Bagi mantan Bupati Lahat tersebut, momentum Iduladha 1447 Hijriah ini adalah waktu terbaik untuk meluruhkan penat tugas negara dan fokus mendengarkan cerita langsung dari masyarakat.

Keramahan yang ditunjukkan di area ruang tamu utama membuat suasana jabat tangan mengalir sangat santai layaknya pertemuan keluarga besar di kampung halaman. Geliat obrolan ringan mengenai kabar keluarga hingga perkembangan lingkungan tempat tinggal warga sesekali terdengar di sela-sela denting sendok piring.

Kehadiran Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, H. Edward Candra, di tengah kerumunan pejabat juga semakin menambah bobot kebersamaan jajaran birokrasi. Kehadiran para pembantu urusan pemerintahan ini sekaligus menjadi simbol solidnya mesin kerja daerah dalam menyongsong hari kerja usai masa liburan.

Siaran Lainnya :  Perintah Tegas Herman Deru di Griya Agung: 241 Camat Wajib Turun ke Desa, Kawal Akurasi Sensus Ekonomi 2026 Tanpa Tawar-Menawar!

Simbol Kepedulian Sosial Lewat Prosesi Pemotongan Hewan Kurban

Kemeriahan perayaan hari raya kurban di kediaman dinas ini diramaikan pula dengan agenda pemotongan sejumlah hewan sembelihan di area belakang. Aktivitas gotong royong ini sengaja digelar sebagai wujud syukur yang mendalam atas segala nikmat yang telah diterima sepanjang tahun berjalan.

Daging hasil sembelihan tersebut nantinya akan langsung disalurkan ke kantong-kantong pemukiman warga prasejahtera yang berada di seputaran Kota Palembang. Langkah nyata ini mempertegas bahwa esensi kurban di mata pimpinan daerah bukan sekadar tontonan, melainkan gerakan kepedulian yang berdampak langsung bagi pemenuhan gizi masyarakat.

Suasana kebahagiaan yang merata ini menjadi pengingat penting bagi kita semua akan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah keberagaman. Lewat kehangatan silaturahmi ini, pondasi persaudaraan antarwarga di Bumi Sriwijaya diyakini bakal semakin kokoh dan tak mudah goyah oleh tantangan zaman.(put)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *