Empat Pintu Air Rusak, Bupati OKI Pastikan Penanganan Cepat

Siarannusantara — Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzareki meninjau langsung kondisi banjir yang melanda Kecamatan Air Sugihan, Jumat (16/1/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terdampak.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Muchendi didampingi Dandim 0402/OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono, Wakapolres OKI Kompol Harsono, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI.

Selain memantau kondisi wilayah terdampak, Bupati OKI juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang rumahnya terendam banjir sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat.

Dari hasil dialog dengan warga dan kepala desa, Bupati Muchendi menerima laporan adanya kerusakan pintu air serta pendangkalan sungai yang dinilai menjadi penyebab utama meluasnya genangan banjir di wilayah tersebut.

Kepala Desa Banyu Biru, Susanto, menjelaskan bahwa beberapa pintu air mengalami kemacetan sehingga aliran air tidak dapat mengalir maksimal ke sungai. Kondisi tersebut diperparah dengan pendangkalan sungai yang menghambat debit air.

“Ada pintu air yang macet sehingga debit air tidak bisa dialirkan ke sungai. Ditambah lagi kondisi sungai yang sudah mengalami pendangkalan,” ujar Susanto.

Sementara itu, Kepala Desa Kertamukti, Fadly, menyampaikan bahwa banjir yang merendam ratusan rumah warga mulai berangsur surut. Namun, banjir kerap terjadi akibat tingginya curah hujan yang bersamaan dengan naiknya permukaan air sungai serta pasang laut.

“Air di Air Sugihan ini naiknya perlahan. Kalau ditambah pasang laut, air mudah masuk ke permukiman warga,” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Muchendi memastikan perbaikan pintu air akan segera dilakukan. Ia mencatat terdapat empat titik pintu air yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera.

“Kita perlu melakukan normalisasi sungai. Di wilayah ini juga terdapat perusahaan, dan persoalan ini akan kita laporkan ke Balai Besar serta pihak terkait. Penanganan banjir harus dilakukan secara kolaboratif, tidak hanya mengandalkan APBD,” tegasnya.

Menurut Muchendi, perbaikan pintu air di jalur 27 dan 29 akan ditangani oleh PT Bumi Andalas Permai (BAP), sementara dua titik lainnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten OKI.

Selain perbaikan pintu air, Bupati OKI juga menegaskan pentingnya normalisasi kanal dan sungai sebagai solusi jangka menengah dan panjang guna mengurangi risiko banjir di Kecamatan Air Sugihan.

Menutup kunjungannya, Muchendi mengimbau masyarakat dan jajaran pemerintah setempat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong dalam menghadapi dampak banjir ke depan.

(der)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *