Kawal Dunia Penyiaran, DPRD Sumsel Buka Uji Publik Calon Anggota KPID Sumsel Periode 2025-2028

SiaranNusantara – Masa depan kualitas tayangan televisi dan siaran radio di ruang keluarga kita kini berada di tangan masyarakat Sumatra Selatan sendiri. DPRD Provinsi Sumatera Selatan secara resmi telah membuka tahapan uji publik guna menjaring figur terbaik yang akan mengawal ekosistem informasi di daerah. Langkah terbuka ini sengaja diambil agar proses seleksi berjalan transparan serta menghasilkan lembaga pengawas yang punya taji.

Melalui pengumuman resmi berkode nomor 160/01541/DPRD-SS/2026, tahapan krusial ini diluncurkan sebagai tindak lanjut dari hasil uji kompetensi yang digodok tim seleksi. Keterlibatan aktif dari kamu dan seluruh warga sangat dinantikan untuk ikut membedah rekam jejak para calon komisioner. Respons cepat ini menjadi penentu penting agar dunia penyiaran lokal tidak melulu disesaki oleh konten yang nir-edukasi.

Pihak legislatif berkomitmen penuh agar proses penyaringan ini terbebas dari sekadar formalitas di atas kertas. Pengawasan bersama dari masyarakat dinilai menjadi obat paling mujarab untuk melahirkan sosok pemimpin penyiaran yang independen, berintegritas tinggi, serta paham dengan kearifan budaya lokal.

Komisi I DPRD Sumsel Siap Tampung Masukan Rekam Jejak Calon Komisioner

Proses pendaftaran yang akuntabel ini sepenuhnya mengacu pada Peraturan KPI Nomor 1 Tahun 2024 tentang Kelembagaan dan Tata Kelola KPI. Melalui Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Sumsel, ruang interaksi dibuka seluas-luasnya bagi publik yang ingin menyetorkan tanggapan maupun kritik objektif terhadap nama-nama calon. Semua aduan tertulis dari warga dijamin akan ditelaah secara saksama oleh tim dewan.

Segala bentuk masukan yang masuk dari lapisan masyarakat nantinya bakal dijadikan amunisi utama dan bahan pertimbangan penting bagi Komisi I. Informasi rekam jejak tersebut akan ditanyakan langsung saat para calon menempuh tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test). Dengan begitu, tidak akan ada ruang bagi calon komisioner yang memiliki catatan hitam di masa lalunya.

DPRD Sumsel berharap penuh agar komisioner yang terpilih nanti mampu menjaga kualitas siaran agar tetap sehat, edukatif, informatif, serta selaras dengan etika publik. Mengingat peran strategis lembaga ini dalam membentengi moral generasi muda dari dampak buruk media, keseriusan dalam mengawal seleksi ini menjadi tanggung jawab bersama kita semua.

Daftar 21 Nama Calon Anggota KPID Sumsel yang Lolos Tahap Uji Publik

Saat ini, tercatat ada sebanyak 21 nama calon Anggota KPID Sumsel yang dinyatakan berhak melaju ke fase uji publik. Para peserta ini datang dari beraneka latar belakang keahlian, mulai dari kalangan akademisi kampus, praktisi komunikasi, tokoh masyarakat, hingga pelaku industri media profesional.

Bagi kamu yang ingin ikut mencermati dan memberikan penilaian, berikut adalah daftar lengkap figur yang tengah memperebutkan kursi komisioner penyiaran daerah Sumatra Selatan:

  1. Abdullah Arafah, SE
  2. Adi Gunawan Saputro, S.Ikom
  3. Dr. H. Ahmad Rizali, MA
  4. Alessandro, S.Kom
  5. Amrillah, S.Sy., M.E
  6. Bonny Pasandra, S.Sos
  7. Deddy Pranata, S.Psi
  8. Dina Aryani, S.Sos
  9. Fikri Haikal, S.AK., MM
  10. Hafisyah Agnesia, SE
  11. Hasandri Agustiawan, S.Ag., M.Si
  12. Heriyansa, SE
  13. Kormarinah, S.Ag
  14. M. Nasrul Fadhli, ST., M.Si
  15. M. Haekal Al Haffafah, M.Sos
  16. Muhammad Kurniawan R, S.Psi
  17. Novarizal, S.IP
  18. Dr. Nurulanningsih, M.Pd
  19. RM Solehin, S.IP
  20. Surya Agung Kurniawan, MM
  21. Syandi Fran Widodo, S.Sos

Dengan peta kekuatan calon yang bervariasi ini, pengawalan ketat dari publik Sumatra Selatan diharapkan mampu melahirkan kepengurusan komisioner yang bermartabat selama tiga tahun masa bakti ke depan. Jangan ragu untuk memberikan masukan demi menyelamatkan kualitas layar kaca dan radio di rumah kita.(put)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *