Wisuda II STEI Sekayu: Wabup Muba Dorong Sarjana Ekonomi Syariah Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat yang Berintegritas

SiaranNusantara – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) baru saja melahirkan talenta-talenta muda yang siap terjun ke dunia ekonomi syariah. Dalam suasana penuh khidmat, sebanyak 19 wisudawan dan wisudawati Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Sekayu Palembang resmi dikukuhkan sebagai sarjana di Auditorium Pemkab Muba, hari Kamis (14/05/2026).

Momen wisuda ke-II ini bukan sekadar seremoni pembagian ijazah, melainkan sinyal penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Islami di Bumi Serasan Sekate. Wakil Bupati Muba, Abdur Rohman Husen, yang hadir langsung memberikan apresiasi tinggi, menyebut para lulusan ini sebagai awal dari pengabdian nyata bagi masyarakat.

“Gelar sarjana ini bukan akhir perjalanan. Kalian memiliki peran strategis untuk menghadirkan sistem ekonomi yang adil dan beretika di tengah masyarakat kita,” ujar Abdur Rohman Husen dengan penuh semangat di hadapan para orang tua dan tamu undangan.

Menjawab Tantangan Global dengan Akhlak Kuat

Wabup Muba Abdur Rohman Husen secara tegas mengingatkan bahwa dunia kerja saat ini sedang mengalami perubahan drastis akibat perkembangan teknologi dan persaingan global. Kamu yang lulus hari ini dituntut tidak hanya menguasai teori angka, tetapi juga memiliki integritas dan kemampuan adaptasi yang tinggi.

Pemerintah Kabupaten Muba sangat mendukung pengembangan pendidikan berbasis keislaman. Harapannya, lulusan Wisuda STEI Sekayu 2026 ini mampu menjadi pribadi inovatif yang tetap memegang teguh nilai-nilai Islam dalam setiap praktik bisnis atau pekerjaan yang dijalani nanti.

“Perubahan ekonomi menuntut ilmu pengetahuan sekaligus akhlak yang kokoh. Saya ingin sarjana ekonomi syariah dari Muba menjadi sosok profesional yang menjunjung tinggi amanah dan kejujuran,” tegasnya.

Komitmen Membangun Ekonomi Umat di Muba

Senada dengan Wabup, Ketua STEI Sekayu Palembang, Salman M.A., menitipkan pesan agar para alumni menjauhi segala bentuk dusta dalam kehidupan bermasyarakat. Kejujuran dipandang sebagai modal utama yang jauh lebih berharga daripada sekadar nilai di atas kertas.

Keterlibatan berbagai tokoh penting seperti Ketua BAZNAS, MUI, hingga pejabat Kemenag dalam acara ini menunjukkan betapa besarnya dukungan terhadap eksistensi Program Studi Ekonomi Syariah di Sekayu. Hal ini selaras dengan visi misi Bupati Muba H. M. Toha Tohet S.H., dan Wabup Abdur Rohman Husen dalam menyejahterakan masyarakat melalui penguatan nilai-nilai religi.

Bagi kamu warga Muba, kehadiran 19 sarjana baru ini adalah harapan baru bagi bangkitnya ekonomi kerakyatan yang berbasis syariah. Semoga ilmu yang mereka peroleh menjadi berkah dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah kedepannya.(put)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *