SiaranNusantara – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 guna memperkuat sinergi program strategis nasional dan menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Sumsel.
Kegiatan yang berlangsung secara daring dari Command Center Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada hari Senin, tanggal 16 Maret 2o26 ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir. Rakor tersebut tidak hanya fokus pada evaluasi angka inflasi, tetapi juga merangkaikan pembahasan mengenai dukungan pemerintah daerah terhadap program pembangunan 3 juta rumah serta sosialisasi jaminan produk halal jelang Idul Fitri. Langkah ini menjadi krusial bagi masyarakat Sumatera Selatan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dengan harga yang tetap terjangkau.
“Pemerintah daerah diminta terus memperkuat langkah pengendalian inflasi, terutama pada sektor pangan yang masih menjadi penyumbang utama inflasi,” tegas Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir.
Analisis Pengendalian Inflasi Nasional
Dalam rincian data yang dipaparkan, tingkat inflasi nasional tercatat relatif terkendali selama lima tahun terakhir. Puncak inflasi tertinggi terjadi pada tahun 2025 dengan angka 1,56 persen. Hingga memasuki kuartal pertama tahun 2026, kelompok makanan dan minuman tetap diidentifikasi sebagai motor penggerak utama inflasi di berbagai daerah.
Kondisi ini menuntut Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk lebih proaktif dalam melakukan penyeleksian dan pemeriksaan distribusi pangan. Terlebih lagi, menjelang hari besar keagamaan, pengawasan terhadap jaminan produk halal menjadi prioritas untuk memberikan rasa aman bagi konsumen di Bumi Sriwijaya.
Dukungan Program 3 Juta Rumah di Sumsel
Selain masalah harga pangan, Rakor ini menyoroti evaluasi dukungan pemda terhadap program strategis nasional pembangunan 3 juta rumah. Sektor perumahan dianggap sebagai salah satu instrumen penting dalam menggerakkan ekonomi daerah sekaligus menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sekda Sumsel Edward Candra, didampingi oleh Asisten II Setda Sumsel Basyarudin Ahmad dan Kepala Dinas Perkim Sumsel Novian Aswardani, menyatakan komitmennya untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan target pusat. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat implementasi infrastruktur pemukiman di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan.
Komitmen Stabilitas Jelang Idul Fitri
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok melalui penguatan koordinasi lintas sektoral. Selain memantau pasar, penguatan jaminan produk halal juga dilakukan melalui pemeriksaan ketat terhadap distribusi makanan di lapangan.
Kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman dalam rapat ini juga menegaskan bahwa aspek kesehatan dan keamanan pangan menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pengendalian inflasi. Dengan terjaganya pasokan dan kualitas pangan, diharapkan daya beli masyarakat Sumsel tetap stabil hingga perayaan Idul Fitri mendatang.(put)
















