SiaranNusantara – Upaya Napoli untuk menjaga konsistensi di papan atas klasemen Serie A akan menemui tantangan serius saat menjamu Torino di Stadio Diego Armando Maradona pada hari Sabtu, tanggal 7 Maret 2026 pukul 02.45 dini hari WIB. Pertandingan pekan ke-28 ini menjadi krusial bagi Napoli yang tengah berjuang mengamankan tiket UEFA Champions League musim depan, di tengah bayang-bayang ancaman AS Roma yang hanya terpaut dua poin di peringkat keempat.
Tim asuhan Antonio Conte datang dengan modal kemenangan dramatis 2-1 atas Verona pekan lalu berkat gol di menit ke-96. Meski saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan 53 poin, performa Napoli dinilai belum sepenuhnya stabil setelah hanya meraih empat kemenangan dalam sepuluh laga liga terakhir. Namun, rekor kandang yang belum terkalahkan musim ini menjadi senjata utama Napoli untuk meredam ambisi tim tamu.
Tantangan Torino di Bawah Roberto D’Aversa
Torino bertandang ke Naples dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil membungkam Lazio 2-0 pada laga debut pelatih baru mereka, Roberto D’Aversa. Kemenangan tersebut memutus tren negatif empat laga tanpa kemenangan dan menjauhkan The Maroons enam poin dari zona degradasi. Roberto D’Aversa kini memikul misi berat untuk membawa Torino meraih kemenangan beruntun, sesuatu yang sulit mereka capai sejak akhir tahun lalu.
Secara historis, Torino memiliki catatan kurang memuaskan saat bermain di kandang Napoli. Dalam 17 pertemuan terakhir di Naples, klub asal Turin tersebut hanya mampu mencuri satu kemenangan. Selain itu, masalah produktivitas gol di laga tandang masih menjadi hantu bagi Torino, di mana mereka gagal mencetak gol dalam tiga dari empat kekalahan tandang terakhirnya di liga utama.
Badai Cedera dan Kembalinya Pilar Penting
Menjelang laga panas ini, Napoli masih dihantui badai cedera yang menimpa sejumlah pemain pilar. Nama-nama besar seperti kapten Giovanni Di Lorenzo, bek Amir Rrahmani, serta gelandang Stanislav Lobotka dipastikan absen akibat masalah otot dan lutut. Absennya para pemain ini memaksa Antonio Conte untuk merombak lini pertahanan yang dalam sembilan laga terakhir selalu gagal mencatat clean sheet.
Kabar baiknya, beberapa pemain kunci seperti Frank Anguissa, Scott McTominay, dan Kevin De Bruyne dilaporkan sudah kembali ke sesi latihan penuh dan berpeluang masuk dalam skuat. Di lini depan, penyerang muda Rasmus Hojlund diharapkan kembali menunjukkan ketajamannya setelah mencetak gol pembuka pada pertandingan sebelumnya.
Head-to-Head dan Prediksi Susunan Pemain
Meski Napoli mendominasi rekor pertemuan secara keseluruhan, Torino memegang keunggulan psikologis setelah memenangkan pertemuan pertama musim ini dengan skor 1-0. Jika mampu menang malam ini, Torino akan mencatatkan kemenangan ganda atas Napoli untuk pertama kalinya sejak tahun 2009. Napoli diprediksi akan menggunakan formasi 3-4-2-1 dengan mengandalkan Rasmus Hojlund sebagai ujung tombak, sementara Torino kemungkinan besar menerapkan skema 3-4-3.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat sejak menit awal. Berdasarkan statistik, gol pembuka dalam laga yang melibatkan Torino musim ini sering tercipta di antara menit ke-16 hingga ke-30. Kedisiplinan bek Juan Jesus juga akan diuji setelah dirinya kerap menerima kartu kuning dalam beberapa laga terakhir, terutama saat menghadapi tekanan balik cepat dari barisan penyerang Torino seperti Duvan Zapata.(put)











