SiaranNusantara — Laga panas akan menutup pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 saat PSIM Yogyakarta menjamu Bali United FC di Stadion Sultan Agung, pada hari Senin, tanggal 23 Februari 2025 pukul 20:30 WIB. Pertandingan ini menjadi sorotan tajam karena mempertemukan dua pelatih asal Belanda, Jean-Paul van Gastel di kubu Laskar Mataram dan Johnny Jansen di sisi Serdadu Tridatu, yang sama-sama mengusung misi bangkit dari tren negatif.
Memasuki bulan Ramadan, kedua tim harus beradu strategi bukan hanya soal taktik di lapangan, tapi juga ketahanan fisik. PSIM Yogyakarta telah menyesuaikan program latihan menjadi sore hari demi menjaga kondisi pemain yang berpuasa. Di sisi lain, Bali United datang dengan tekad bulat untuk mengakhiri puasa kemenangan dalam empat laga terakhir mereka di putaran kedua.
Pernyataan Pelatih PSIM Yogyakarta Jelang Laga
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menegaskan bahwa timnya telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi Bali United meski berada dalam periode padat dan berdekatan dengan bulan Ramadan. Pelatih asal Belanda itu menyebut fokus utama timnya adalah menjaga keseimbangan permainan serta konsistensi selama 90 menit.
“Para pemain menunjukkan sikap yang bagus dalam latihan. Kami tahu Bali United adalah tim berpengalaman, tetapi kami juga punya kualitas untuk bersaing,” ujar Jean-Paul van Gastel dalam sesi pre-match yang diunggah melalui kanal resmi klub.
Jean-Paul van Gastel juga menekankan pentingnya disiplin transisi dan efektivitas di lini tengah sebagai kunci meredam permainan agresif lawan.
Misi Penebusan Serdadu Tridatu
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, secara terang-terangan menyatakan bahwa timnya hanya memiliki satu tujuan di Bantul: pulang dengan tiga poin. “Persiapan kami bagus. Kami memiliki satu tujuan untuk menang besok,” tegas Johnny Jansen. Ia telah melakukan evaluasi mendalam melalui video pertandingan untuk menemukan solusi atas sulitnya meraih kemenangan di awal putaran kedua ini.
Rekor Pertemuan PSIM Yogyakarta vs Bali United
Catatan pertemuan kedua tim menunjukkan rivalitas yang unik. Pada putaran pertama di Stadion Kapten I Wayan Dipta, PSIM Yogyakarta sukses mempermalukan Bali United dengan skor telak 1-3. Namun, Bali United punya catatan sejarah “mengerikan” saat menghancurkan PSIM Yogyakarta 6-0 dalam laga uji coba pramusim.
Kondisi terkini, kedua tim tengah dalam periode sulit. Dalam empat laga terakhir, PSIM Yogyakarta menelan dua kekalahan (0-1 dari Persija Jakarta, 2-0 dari Dewa United) dan dua hasil imbang (0-0 lawan Persebaya Surabaya, 1-1 lawan Persis Solo). Sementara Bali United hanya mampu meraih satu poin saat imbang 3-3 lawan Semen Padang, sisanya berakhir dengan kekalahan dari Persik Kediri (3-2), Persebaya Surabaya (1-3), dan Persija Jakarta (0-1).
Kekuatan Lini Tengah: Ze Valente Menjadi Fokus Utama
Di kubu tuan rumah, harapan publik Yogyakarta tertuju pada sosok playmaker Ze Valente. Pemain asal Portugal ini terbukti menjadi elemen paling vital dengan catatan 6 gol dan 3 assist. Statistik menunjukkan agresivitasnya yang luar biasa dengan total 36 tembakan, di mana 24 di antaranya tepat sasaran. Kehadiran bek anyar Jop van den Avert juga diprediksi akan memperkokoh tembok pertahanan PSIM Yogyakarta untuk meredam serangan balik cepat Bali United.
Menariknya, PSIM Yogyakarta juga berpeluang memberikan menit bermain bagi Doni Berang yang sudah masuk dalam skema skuad meski kemungkinan besar akan memulai laga dari bangku cadangan karena kendala fisik pasca cedera panjang.(put)
Prediksi Skor : PSIM Yogyakarta 1-1 Bali United FC.












![hasil-semen-padang-vs-persebaya-skor-0-7 Pemain Persebaya merayakan kemenangan besar 0-7 atas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim.]](https://www.siarannusantara.com/wp-content/uploads/2026/05/hasil-semen-padang-vs-persebaya-skor-0-7-300x178.webp)



