Siarannusantara — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menerima kunjungan resmi Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Rabu (8/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sekaligus mengevaluasi hubungan kerja sama yang telah lama terjalin antara Sumsel dan Australia.
Dalam wawancara usai pertemuan, Herman Deru menegaskan bahwa hubungan bilateral tersebut menunjukkan perkembangan yang semakin produktif. Sejumlah sektor strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari infrastruktur sanitasi, pendidikan, hingga pengembangan komoditas unggulan daerah seperti kopi.
“Kunjungan ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga evaluasi dan penguatan kerja sama yang sudah berjalan baik. Mulai dari ekspor kopi hingga proyek IPAL yang saat ini terus kami dorong pemanfaatannya oleh masyarakat,” ujar Herman Deru.
Ia menjelaskan, proyek IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan kolaborasi tersebut. Pemerintah Provinsi Sumsel, lanjutnya, terus melakukan sosialisasi secara masif agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya sanitasi modern dan pola hidup sehat.
Tak hanya itu, rencana besar pengembangan Pelabuhan Tanjung Carat turut menjadi sorotan utama dalam diskusi. Herman Deru optimistis pelabuhan ini akan menjadi pengubah permainan (game changer) bagi perekonomian Sumsel, terutama dalam mempercepat akses logistik ke pasar internasional.
Di sektor pendidikan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi prioritas. Ia berharap kerja sama dengan Australia tidak hanya terbatas di tingkat perguruan tinggi, tetapi juga menyentuh sekolah-sekolah negeri di bawah naungan Pemprov Sumsel.
Sementara itu, Roderick Brazier menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Ia melihat potensi besar dari para alumni universitas Australia asal Sumsel yang saat ini berjumlah sekitar 70 orang.
“Besok kami akan membahas lebih detail kerja sama di bidang pendidikan, khususnya untuk memperkuat jaringan alumni dan meningkatkan kapasitas SDM lokal agar mampu bersaing di tingkat global,” ungkap Brazier.
Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua pihak untuk terus memperluas kerja sama lintas sektor, demi mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Selatan.
(der)











