Flyover Batubara Babat Supat Mulai Dibangun, Solusi Keamanan Jalan Muba

SiaranNusantara – Pembangunan flyover dan jalan khusus angkutan batubara di Desa Sukamaju, Kecamatan Babat Supat resmi dimulai sebagai solusi atas kemacetan dan risiko keselamatan di jalan umum Kabupaten Musi Banyuasin.
Proyek strategis milik PT Baturona Adimulya tersebut ditandai dengan prosesi groundbreaking yang dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, bersama Bupati Muba, H Toha Tohet SH, pada hari Rabu, tanggal 11 Maret 2026. Infrastruktur ini dirancang untuk memisahkan jalur logistik pertambangan dari akses kendaraan masyarakat guna menekan angka kecelakaan dan kerusakan jalan negara.
Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa perusahaan pertambangan wajib menaati regulasi terkait penggunaan jalan khusus. Ia mengapresiasi langkah PT Baturona Adimulya yang dinilai memiliki itikad baik dalam memenuhi kewajiban infrastruktur demi kenyamanan publik.
Komitmen Jalan Khusus Batubara
Herman Deru mengingatkan bahwa sejak tahun 2018, aturan mengenai kewajiban angkutan batubara melalui jalan khusus telah diperketat. Pembangunan flyover di Babat Supat ini diharapkan menjadi standar bagi perusahaan tambang lain yang beroperasi di wilayah Sumatera Selatan.
“Pemerintah tidak menutup mata terhadap manfaat investasi, terutama dalam pembukaan lapangan kerja. Namun, ketaatan terhadap aturan jalan khusus dan kewajiban pajak tetap menjadi prioritas utama yang harus dipenuhi perusahaan,” tegas Herman Deru di lokasi acara.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara dunia usaha dan pemerintah harus terus dipupuk agar aktivitas ekonomi dari sektor energi tidak merugikan hak masyarakat pengguna jalan umum.
Dampak Positif bagi Masyarakat Muba
Bupati Muba, Toha Tohet, menyatakan dukungannya terhadap pembangunan ini karena berdampak langsung pada peningkatan keselamatan warga di kawasan Babat Supat. Menurutnya, pembangunan overpass ini adalah langkah strategis untuk mengurai potensi konflik horizontal antara sopir angkutan batubara dengan pengguna jalan biasa.
“Kami berharap pembangunan ini selesai tepat waktu dengan kualitas konstruksi yang baik. Keberadaan infrastruktur ini akan memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi operasional perusahaan, tetapi juga kenyamanan warga Muba,” ujar Toha Tohet.
Selain fokus pada infrastruktur, Toha Tohet juga mengingatkan pihak perusahaan untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan di sekitar area tambang. Perusahaan diminta memastikan bahwa kawasan yang terdampak aktivitas industri dapat dipulihkan kembali melalui program reklamasi yang tepat.
Hadir dalam kegiatan ini jajaran pejabat teras Provinsi Sumsel dan Kabupaten Muba, termasuk Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo dan jajaran direksi Lucoal (Yukol) Sumber Daya. Groundbreaking ini menandai babak baru penataan logistik energi di Kabupaten Musi Banyuasin yang lebih tertib dan aman.(put)






