SiaranNusantara – Penjaga gawang andalan Dewa United Banten FC, Sonny Stevens, baru saja mengukir tinta emas dalam perjalanan kariernya di tanah air. Kiper jangkung asal Belanda ini resmi melewati tonggak sejarah dengan mencatatkan lebih dari 100 penampilan bersama skuad Banten Warriors.
Sejak mendarat dari klub Yunani, OFI Crete, tiga musim lalu, Sonny Stevens seolah menjadi tembok yang tak tergoyahkan di bawah mistar gawang. Hingga saat ini, total 104 pertandingan telah ia jalani, membuktikan betapa vitalnya peran kiper berusia 33 tahun ini bagi timnya.
Meskipun gawangnya sudah kebobolan 121 gol selama tiga musim, catatan 32 clean sheet menjadi bukti kualitasnya. “Tentu saja ini sangat menyenangkan, saya belum pernah absen dalam satu pertandingan pun sejak tiba di sini,” ujar Sonny Stevens dengan nada bangga, hari Rabu (13/05/2026).
Betah di Indonesia dan Ogah Mudik ke Belanda
Kamu mungkin mengira pemain asing akan merindukan kompetisi Eropa setelah beberapa tahun, namun Sonny Stevens justru merasakan hal sebaliknya. Ia mengaku memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan Dewa United, klub yang ia kawal pertumbuhannya sejak naik ke kasta tertinggi.
Statistiknya di BRI Super League musim ini pun tetap konsisten dengan 10 kali clean sheet dari 32 laga yang dilakoni. Sonny Stevens bahkan tak segan mengajak rekan-rekan sejawatnya di Belanda untuk mencoba peruntungan berkarier di liga Indonesia yang menurutnya sangat unik.
“Ini liga yang luar biasa, Anda bisa mengalami berbagai hal menarik di stadion lama maupun baru,” tuturnya. Baginya, atmosfer sepak bola di Indonesia menawarkan gairah yang berbeda dan sulit ditemukan di daratan Eropa.
Rencana Pensiun di Dewa United
Teka-teki mengenai masa depan kiper bertinggi 194 cm ini akhirnya mulai menemui titik terang di tengah spekulasi kontraknya. Sonny Stevens secara mengejutkan memberikan kode bahwa ia ingin mengakhiri karier profesionalnya atau pensiun di Dewa United.
Baginya, rencana untuk kembali ke Belanda memang ada, namun itu hanya akan dilakukan jika ia sudah benar-benar berhenti bermain sepak bola. Fokusnya saat ini adalah memberikan gelar juara bagi klub yang telah membesarkan namanya di Asia ini.
“Saya akan mempersiapkan diri untuk tahun depan terlebih dahulu. Secara ideal, saya ingin merasakan juara tiga kali di sini sebelum benar-benar berhenti,” pungkas kiper bernomor punggung 92 tersebut.(put)











