Mengamuk di Agus Salim! Persebaya Surabaya Pesta 7 Gol ke Gawang Semen Padang, Bruno Paraiba Hattrick dalam 25 Menit!

SiaranNusantara – Persebaya Surabaya baru saja menuliskan tinta emas dalam sejarah klub dengan menghancurkan tuan rumah Semen Padang lewat skor mencolok 0-7. Bermain di Stadion H. Agus Salim, Padang, hari Jumat (15/05/2026) sore, skuat Bajul Ijo benar-benar tampil tanpa ampun sejak menit pertama.

Kemenangan masif ini tidak hanya sekadar tiga poin, tapi juga menjadi pembuktian bahwa kutukan sulit menang di Padang telah berakhir dengan cara yang paling brutal. Pesta gol ini sekaligus memastikan Persebaya meroket ke posisi empat klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 55 poin.

Francisco Rivera membuka keran gol pada menit ke-16 melalui sundulan akurat, disusul sontekan Arief Catur dua menit kemudian. Keunggulan 0-2 di babak pertama rupanya hanya menjadi permulaan dari mimpi buruk bagi tim berjuluk Kabau Sirah tersebut.

Kartu Merah Jadi Petaka dan Panggung Bruno Paraiba

Memasuki babak kedua, disiplin lini belakang Persebaya membuat serangan Semen Padang mentah di tengah jalan. Situasi makin pelik bagi tuan rumah saat Ade Kristiano diusir wasit pada menit ke-61 setelah menerima kartu kuning kedua akibat melanggar Bruno Moreira.

Kalah jumlah pemain membuat pertahanan Semen Padang runtuh seketika. Bruno Moreira menambah skor menjadi 0-3 di menit ke-50, lalu Mihailo Perovic membawa Persebaya menjauh 0-4 pada menit ke-63 sebelum ia digantikan oleh sang aktor utama, Bruno Paraiba.

Hadirnya Bruno Paraiba dari bangku cadangan menjadi mimpi buruk yang nyata bagi publik Padang. Pemain asal Brasil ini sukses mencetak hattrick hanya dalam waktu sekitar 25 menit, masing-masing melalui titik penalti (68′), tendangan keras (73′), dan sundulan di masa injury time (90+3′).

Kontras Nasib: Ke 4 Besar vs Degradasi ke Liga 2

Hasil ini menciptakan kontras yang sangat tajam bagi kedua kesebelasan di penghujung musim. Persebaya kini resmi menggeser Dewa United dan berada di jalur yang tepat untuk memperebutkan posisi terbaik di papan atas liga.

Sebaliknya, bagi Semen Padang, kekalahan mematikan 0-7 di depan pendukung sendiri menjadi kado perpisahan yang sangat menyakitkan. Torehan 20 poin membuat mereka tetap terbenam di posisi 17 dan sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan.

Kini, Persebaya bersiap menyambut laga pamungkas melawan Persik Kediri dengan kepercayaan diri setinggi langit. Sementara itu, Semen Padang harus berbenah total untuk melakoni perjalanan terakhir mereka di kasta tertinggi musim ini saat melawat ke markas Persija Jakarta.(put)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *