SiaranNusantara – Duka mendalam menyelimuti Kota Batam hari ini. Sebuah insiden kecelakaan maut merenggut nyawa seorang pengemudi ojek online (ojol) beserta ibu kandungnya di Jalan S. Parman, tepatnya di Simpang Bagan, Pintu 4 Mukakuning, hari Jumat (15/05/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ini melibatkan sepeda motor Honda Beat hitam yang dikendarai Dewa Andika Pratama (26) dan sebuah truk. Niat hati ingin mengantarkan sang ibu, Sri Hartini, berangkat kerja ke PT Ghim Li, namun perjalanan itu justru menjadi momen terakhir bagi keduanya.
Benturan keras di lokasi kejadian membuat ibu dan anak ini mengalami luka yang sangat serius. Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Camatha Sahidya (Casa) Panbil, nyawa mereka tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Anak Tunggal Berbakti yang Dikenal Ramah
Kamu perlu tahu, Dewa Andika Pratama bukan sekadar pengemudi ojol biasa bagi warga Perumahan Pesona Bukit Laguna 2, Tanjung Piayu. Pemuda kelahiran tahun 2000 ini dikenal sebagai sosok pekerja keras dan sangat ramah terhadap tetangga di lingkungannya.
Sejak sang ayah meninggal dunia beberapa tahun lalu, Dewa Andika Pratama tinggal berdua dan menjadi tulang punggung bagi ibunya. Rutinitas mengantar ibu bekerja sebelum ia menarik penumpang ojol adalah pemandangan sehari-hari yang kini tinggal kenangan bagi warga sekitar.
“Dia anak yang sangat baik, selalu antar ibunya dulu sebelum narik ojol. Kami benar-benar terpukul mendengar kabar ini,” ujar Joel, salah seorang tetangga korban dengan nada lirih.
Solidaritas Tanpa Batas Driver Online Batam
Kabar duka ini langsung memicu gelombang solidaritas dari ribuan mitra driver online di Batam. Ketua Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO) Batam, Feryandi Tarigan, memastikan bahwa Dewa adalah anggota aktif mereka yang dikenal solider.
Hingga siang ini, ratusan driver ojol tampak memadati rumah duka dan rumah sakit untuk memberikan penghormatan terakhir. Mereka bahkan mengawal iring-iringan jenazah menuju TPU Bagan Piayu sebagai bentuk penghormatan bagi rekan sejawat yang gugur saat berbakti kepada orang tua.
Sementara itu, pihak Satlantas Polresta Barelang telah melakukan olah TKP dan mengamankan sopir truk ke Unit Gakkum untuk dimintai keterangan. Polisi masih mendalami kronologi pasti apakah sepeda motor korban sempat menyenggol bagian truk sebelum terjatuh atau ada faktor lainnya.(put)











