SiaranNusantara – Kabar melegakan datang bagi keluarga 14 warga Kota Palembang yang sempat terjebak dalam dugaan praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Setelah melalui proses koordinasi lintas instansi yang panjang, belasan warga tersebut akhirnya menginjakkan kaki kembali di Bumi Sriwijaya pada hari Senin, tanggal 30 Maret 2026 siang.
Tim gabungan dari Polda Sumsel dan Pemprov Sumsel melakukan pengawalan melekat sejak keberangkatan dari Jakarta hingga tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang sekitar pukul 12.50 WIB. Setibanya di tanah kelahiran, rasa lelah para korban tampak bercampur dengan haru saat langsung diarahkan menuju Gedung Graha Bina Praja untuk menjalani asesmen lanjutan.
Baca Juga : 20 Ribu Jiwa Selamat! Polda Sumsel Musnahkan Narkoba Rp1,2 Miliar Hasil Operasi Pekat
Polda Sumsel melalui Direktorat Reserse PPA dan PPO memastikan tidak hanya mengawal kepulangan, tetapi juga mendalami modus operandi yang digunakan pelaku. “Fokus utama kami adalah memberikan perlindungan kepada korban serta mengungkap jaringan yang bertanggung jawab atas dugaan eksploitasi ini,” tegas Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Kini, kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan di luar negeri dengan gaji fantastis namun melalui jalur tidak resmi. Sinergi antara negara dan kewaspadaan warga menjadi kunci agar tragedi serupa tidak terulang kembali.(put)









