Respons Wacana WFH Pusat, Sekda Sumsel Edward Candra: Efisiensi Energi Penting, Tapi Pelayanan Publik Tetap Utama

SiaranNusantara – Kabar mengenai rencana penerapan WFH Sumsel Penghematan BBM kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan ASN dan masyarakat. Kebijakan yang diinisiasi pemerintah pusat ini muncul sebagai langkah antisipatif dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang berdampak pada stabilitas energi nasional.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, memberikan respons positif terkait wacana tersebut. Saat menghadiri Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sumsel, Senin (30/3/2026), Edward menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi demi kepentingan yang lebih besar.
Kesiapan Pemprov Terkait Wacana WFH Sumsel Penghematan BBM
Mengenai mekanisme teknis di lapangan, Edward menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu instruksi mendalam dari Jakarta. Kebijakan bekerja dari rumah ini dinilai rasional untuk menekan konsumsi bahan bakar di tengah ketidakpastian harga energi dunia yang kian fluktuatif.
Baca Juga : Komitmen Transparansi, Sekda Sumsel Edward Candra Serahkan LKPD Unaudited TA 2025 ke BPK RI
“Prinsipnya kita akan jalankan instruksi tersebut demi efisiensi energi nasional. Namun, penjadwalan resminya masih menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat dalam waktu dekat,” ujar Edward Candra di hadapan pimpinan DPRD Sumsel.
Jaminan Pelayanan Publik Tetap Prima Meski Ada WFH Sumsel
Meskipun wacana ini menguat, Edward memberikan jaminan bahwa fungsi pemerintahan tidak akan terganggu sedikit pun. Bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan administratif maupun teknis di lapangan, dipastikan tetap bisa terlayani dengan standar yang prima.
Unit kerja yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik diinstruksikan untuk tetap bekerja seperti biasa di kantor. “Pelayanan masyarakat tidak boleh kendor. Sektor vital tetap siaga melayani warga secara langsung meski ada penyesuaian jadwal di bagian administrasi,” tegasnya.
Baca Juga : Angin Segar! Pimpin Apel Perdana, Gubernur Herman Deru Beri Kepastian Nasib PPPK di Sumsel
Sinergi DPRD dan Pemprov Sumsel untuk Efisiensi Energi
Rapat Bamus yang dipimpin Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, juga menjadi ajang sinkronisasi agenda strategis daerah. Penyesuaian jadwal pimpinan dan anggota dewan hingga Juni 2026 mendatang diharapkan tetap selaras dengan kebijakan penghematan energi yang dicanangkan pusat.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga ritme pembangunan di Sumatera Selatan tetap optimal hingga pertengahan tahun. Pemerintah Provinsi terus berkomitmen agar setiap kebijakan yang diambil tetap mengedepankan keseimbangan antara efisiensi anggaran dan keberlangsungan layanan bagi seluruh masyarakat.
(put)






