ADVERTISEMENT

Detik-detik Menegangkan! Fortuner Putih Bermuatan 5 Pemudik Terjun Bebas ke Irigasi Bendungan Komering OKU Timur

Minggu, 29 Maret 2026
Mobil Fortuner warna putih BG 1558 KA terendam di dalam air saluran irigasi Desa Tanjung Bulan OKU Timur pada malam hari.

SiaranNusantara – Sebuah peristiwa menegangkan menimpa rombongan pemudik asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) saat melintasi wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Satu unit mobil Toyota Fortuner warna putih dengan nomor polisi BG 1558 KA terjun bebas ke saluran irigasi Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Buay Madang, pada hari Sabtu, tanggal 28 Maret 2026 malam.

Kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, tepat saat rombongan yang dikemudikan oleh Rudi Hartono (43) hendak menempuh perjalanan pulang. Sebelumnya, mereka baru saja mengunjungi sanak keluarga di Desa Srikaton, OKU Timur, dalam rangka merayakan Idul Fitri 2026.

Kasat Lantas Polres OKU Timur, AKP Panca Mega Surya, menjelaskan bahwa insiden bermula saat mobil korban tiba di kawasan Bendungan Komering. Secara mengejutkan, sebuah kendaraan dari arah berlawanan muncul dan hendak berbelok di tikungan tajam.

ADVERTISEMENT

Baca Juga : 213 Ribu Orang Serbu LRT Sumsel Saat Lebaran 2026, Warung Pempek dan UMKM Stasiun Ikut “Panen Cuan”

Kaget dengan kehadiran mobil tersebut, Rudi secara spontan membanting setir ke arah kiri demi menghindari tabrakan adu kambing. Namun naas, ruang jalan yang sempit membuat mobil mewah tersebut kehilangan keseimbangan hingga akhirnya tercebur ke dasar sungai irigasi yang cukup dalam.

“Beruntung sopir dan lima orang penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri dari dalam mobil sebelum tenggelam lebih dalam. Tidak ada luka serius yang dialami para korban,” ungkap AKP Panca Mega Surya saat dikonfirmasi, pada hari Minggu, tanggal 29 Maret 2026.

Evakuasi Menggunakan Alat Berat

Mendapat laporan dari warga sekitar, personel Satlantas Polres OKU Timur langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Mengingat bobot kendaraan yang berat dan posisi yang sulit, proses evakuasi harus menggunakan alat berat untuk mengangkat bangkai mobil dari dasar irigasi.

Saat ini, kendaraan tersebut sudah berhasil diamankan di gudang Unit Gakkum Satlantas Polres OKU Timur. Pihak kepolisian pun kembali mengingatkan para pengguna jalan untuk lebih waspada, terutama saat melintasi jalur irigasi yang minim pembatas dan memiliki tikungan tajam.

“Kami imbau pemudik untuk istirahat yang cukup dan selalu mengecek kondisi kendaraan. Jika butuh bantuan di perjalanan, segera hubungi layanan 110,” tegas Kasat Lantas.(put)

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *