ADVERTISEMENT

Borong 5 Gelar Awal Tahun, PBSI Tetapkan 2026 sebagai Tahun Prestasi

Senin, 2 Februari 2026

SiaranNusantara — Awal tahun 2026 menjadi pembuka yang manis bagi bulu tangkis Indonesia. Prestasi demi prestasi berhasil diraih para atlet Merah Putih, hingga membuat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menetapkan 2026 sebagai tahun prestasi dengan target peningkatan performa di level elite dunia.

Puncaknya, Indonesia sukses keluar sebagai juara umum Thailand Masters 2026, turnamen BWF World Tour Super 300 yang digelar di Nimibutr Stadium, Bangkok, pada hari Minggu, tanggal 1 Februari 2026. Empat dari lima sektor berhasil dikuasai, menandai dominasi kuat Indonesia di turnamen tersebut.

Gelar juara diraih oleh Moh Zaki Ubaidillah di sektor tunggal putra, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (ganda putra), Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri), serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (ganda campuran).

ADVERTISEMENT

Pencapaian ini kian lengkap setelah Alwi Farhan lebih dulu mempersembahkan gelar juara tunggal putra di Indonesia Masters 2026 (Super 500). Total, Indonesia telah mengoleksi lima gelar juara sepanjang awal tahun ini.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyebut pencapaian tersebut sebagai buah dari program pembinaan dan regenerasi yang dijalankan secara konsisten sepanjang 2025.

“Harapannya, prestasi atlet-atlet muda Indonesia bisa terus meningkat secara berkelanjutan,” ujar Eng Hian yang dikutip dari BolaSport.com.

Mayoritas prestasi tersebut diraih oleh pemain muda hasil regenerasi. Nama Moh Zaki Ubaidillah (18 tahun) menjadi sorotan setelah tampil impresif usai promosi ke Pelatnas. Ia menyusul Alwi Farhan (20) yang lebih dulu mencuri perhatian di level senior.

Di sektor ganda putra, selain kebangkitan Leo/Bagas, muncul pula pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang tampil konsisten hingga menembus final beruntun di Indonesia Masters dan Thailand Masters.

Sementara itu, Adnan/Indah dan Tiwi/Fadia menjadi bukti keberhasilan perombakan pasangan yang dilakukan PBSI di sektor ganda campuran dan ganda putri sejak tahun lalu.

Eng Hian menegaskan, PBSI kini memfokuskan peningkatan prestasi pada turnamen level Super 500 ke atas, sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028, dengan kualifikasi dimulai pada Mei 2027.

“Capaian juara umum Thailand Masters 2026 dan gelar Super 300 pertama para atlet muda menjadi indikator positif arah pembinaan. Evaluasi dan peningkatan program akan terus dilakukan agar prestasi bisa berkelanjutan,” tegasnya.(put)

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *