HKG PKK Sumsel 2026: Herman Deru Sebut PKK ‘Andalan Negara’, Instruksikan Bupati Siapkan Ruang Display Produk Lokal

SiaranNusantara – Kabar gembira bagi para kader PKK dan pengrajin di Sumatera Selatan, karena Gubernur Herman Deru secara gamblang menyebut organisasi ini sebagai tulang punggung pembangunan yang mampu menyentuh lapisan masyarakat paling bawah.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang dirangkaikan dengan Rakerda Dekranasda Provinsi Sumsel di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (1/4/2026).
PKK Jadi ‘Andalan Negara’ untuk Jangkau Masyarakat Bawah
Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru mengapresiasi langkah PKK dan Dekranasda yang kini semakin efisien dalam menjalankan program tanpa kehilangan esensi pengabdian. Ia menegaskan, PKK adalah bagian dari anatomi pemerintahan yang sangat strategis.
“PKK harus selalu adaptif dan terus memperbarui diri. Ini adalah andalan negara untuk menjangkau langsung masyarakat hingga ke lapisan paling bawah,” ungkap sosok yang akrab disapa HD tersebut.
Menurutnya, peran PKK sangat vital dalam membangun kualitas SDM karena mereka bekerja bukan berdasarkan keuntungan finansial, melainkan pengabdian tulus kepada keluarga dan lingkungan.
Gubernur Instruksikan Bupati Siapkan Ruang Display Wastra Sumsel
Tak hanya soal PKK, Gubernur juga memberikan instruksi tegas kepada para Bupati dan Wali Kota di Sumatera Selatan untuk lebih peduli pada nasib pengrajin lokal, terutama kain wastra khas daerah.
Ia mendorong seluruh kepala daerah di Sumsel wajib menyediakan ruang display khusus sebagai sarana promosi produk lokal di wilayah masing-masing agar pemasaran UMKM semakin optimal.
Baca Juga : Lampaui Rata-rata Nasional! Gubernur Herman Deru Beberkan Rapor Biru Ekonomi Sumsel di Sidang LKPJ 2025
“Proses produksi hingga pemasaran harus kita kawal. Ruang display ini penting agar tamu yang datang ke daerah tahu keunggulan kerajinan kita,” tambahnya di depan para peserta Rakerda Dekranasda.
Sementara itu, Ketua TP PKK Sumsel, Feby Herman Deru, mengingatkan bahwa penguatan 10 Program Pokok PKK adalah investasi masa depan. Senada dengan itu, Ketua Panitia Hj. Lidyawati Cik Ujang menjelaskan bahwa agenda yang berlangsung hingga 2 April ini bertujuan menyelaraskan program provinsi dengan kabupaten/kota demi kesejahteraan warga Sumsel.(put)






