ADVERTISEMENT

Lebaran Mencekam! Asap Hitam Pekat Selimuti Kemuning, Ratusan Ban Bekas di Palembang Ludes Terbakar Gara-gara Ini

Senin, 23 Maret 2026
Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi akibat kebakaran ratusan ban bekas di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Kemuning, Palembang.

SiaranNusantara – Suasana hari ketiga hari raya Idulfitri 2026 di Kota Palembang mendadak mencekam setelah kobaran api hebat menghanguskan ratusan ban bekas pada hari Senin, tanggal 23 Maret 2026 siang. Insiden ini memicu kepanikan luar biasa bagi warga di kawasan padat penduduk Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, lantaran kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi hingga menutupi langit sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ini tepatnya melanda sebuah tanah kosong yang menjadi tempat penampungan dan pengesolan ban mobil di Jalan Prof. Dr. Soepomo. Warga yang sedang beristirahat di momen Lebaran terpaksa berhamburan keluar rumah saat mencium aroma terbakar dan melihat api sudah membesar.

Kronologi dan Dugaan Penyebab: Dipicu Bakar Sampah?

​Berdasarkan keterangan warga setempat, api diduga merambat dari tumpukan sampah yang dibakar oleh orang tidak dikenal (OTD) di sekitar lokasi penampungan ban. Karena material ban yang mudah terbakar, api dengan cepat menjalar dan melalap sedikitnya 200 ban bekas serta satu unit mesin pemarut ban milik Aguscik (60).

ADVERTISEMENT


​”Panik pak saya, lalu saya berteriak kebakaran. Bersama korban (Aguscik) berupaya memadamkan api menggunakan ember seadanya, tapi api sudah terlalu besar,” ungkap Melly (47), salah satu saksi mata yang rumahnya berada tepat di depan lokasi kebakaran.

Pengerahan 10 Unit Damkar dan Penyelidikan Polisi

Setidaknya 10 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kota Palembang dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Petugas sempat berjibaku selama beberapa jam sebelum akhirnya api benar-benar dapat dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.
​Kapolsek Kemuning, AKP Jailili, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Saat ini, tim identifikasi Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Polsek Kemuning masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Penutup:

Warga diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama di area yang dekat dengan bahan mudah terbakar, guna menghindari insiden serupa yang dapat membahayakan pemukiman padat penduduk.(put)

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *